Press "Enter" to skip to content

RSIGM UMI Mengajak Siswa SDN Kompleks Sambung Jawa Menjaga Kesehatan Gigi Melalui Permainan Ular Tangga

INDIKATORINTIM.COM – Rumah Sakit Islam Gigi dan Mulut (RSIGM) Universitas Muslim Indonesia Fakultas Kedokteran Gigi melaksanakan pengabdian masyarakat dengan menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut pada siswa SDN Kompleks Sambung Jawapada hari selasa 23 Oktober 2019 . Sosialiasi kesehatan gigi dan mulut dilakukan dengan bentuk permainan ular tangga.

“Bermain ular tangga metode yang efektif bagi anak-anak untuk mempermudah proses belajar. Jadi siswa-siswi bermain tidak sekedar bermain-main. Permainan ini dapat mengembangkan kemampuan emosional, fisik, sosial dan nalar mereka jadi mereka bersosialisasi dengan teman sebayanya serta anak-anak belajar mengerti dan memahami mengenai kesehatan gigi. Permainan ular tangga ini menjadi media pembelajaran yang menarik sehingga perhatian anak akan lebih mudah terfokus dan selanjutnya informasi akan lebih mudah melekat dalam memori” kata drg. Nur Fadhillah Arifin, M. Kes (MARS), selaku Direktur Umum Rumah Sakit Islam Gigi Mulut Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muslim Indonesia.

drg. Nur Fadlhillah Arifin, M.Kes (MARS) Direktur RSIGM FKG UMI

drg. Yustisia Puspitasari, Sp.Ort selaku Wakil Direktur I RSIGM UMI “Konsep permainan ular tangga yangdi modifikasi dengan memasukkan unsur kesehatan gigi dan mulut ini cara bermain nya dengan permainan ular tangga pada umumnya. Namun perbedaannya adalah pemainan ular tangga ini dengan ular tangga lainnya terletak pada point-point pada kotak ular tangga yang fokus pada pengetahuan kesehatan gigi, bisa dimainkan semua umur, permainan ini memiliki tujuan yaitu meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku positif anak dalam menjaga kesehatan gigi”.

Kepala SDN Kompleks Sambung Jawa ibu Fahmawati menyatakan “Penyuluhan yang diadakan kali ini di ikuti dengan sangat antusias oleh siswa- siswa di SD tersebut, semua siswa turut aktif dalam proses penyuluhan tersebut”.

Metode permainan ular tangga, menimbulkan rasa bahagia dan emosi positif pada siswa, mereka termotivasi dapat menuju kotak dengan perilaku yang baik dalam menjaga kesehatan gigi sehingga mereka berhasil menaiki tangga dan dapat duluan sampai di kotak finish. Setelah permainan ini mereka jadi tahu perilaku-perilaku yang sebaiknya dilakukan dan apa yang harus dihindari agar gigi sehat.

“Kegiatan yang dilakukan kali ini merupakan kontribusi nyata RSIGM FKG UMI terhadap program Kemenkes yaitu Indonesia Bebas Caries 2030. Pencegahan karies yang di mulai dari dini adalah stategi terbaik dalam penanganan karies. Prevalensi karies yang tinggi di Indonesia menjadikan masalah kesehatan gigi dan mulut harus segera di tangani baik itu dalam bentuk usaha preventif maupun kuratif” kata drg. Risnayanti Anas yang juga merupakan Wakil Direktur II RSIGM FKG UMI.

Follow and like us:

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial