Press "Enter" to skip to content

Rusman Angkotasan, S.Sos, M.Ipol : Mari Berpikir Kreatif dan Adaptif serta inovatif di Tengah Pandemi Covid-19

INDIKATORINTIM.COM, MASOHI – Covid 19 ini menjadi problem yg sangat serius dan menjadi trend global, semua negara-negara di dunia ini ikut angkat bicara, dampak signifikan terasa hampir diseluruh sektor, pada sektor Ekonomi sendiri, berdampak pada kesenjangan hidup seluruh rakyat Indonesia tidak terkecuali masyarakat Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah Prov. Maluku.

dalam waktu yang belum lama ini Kota Masohi pun ikut terpuruk karena Covid-19 Pemerintah di Daerah kewalahan karena pola penanganan serta regulasi yang semakin mempersulit keadaan, olehnya itu sebagai aparatur pemerintah beliau ikut berdedikasi secara langsung dalam memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya di Kelurahan Namaelo untuk tetap berpikir Kreatif dan Adaptif serta inovatif di Tengah Pandemi Covid-19.

Kita pahami bahwa Pandemi Covid-19 membawa sederet konsekuensi, termasuk kepada pelaku ekonomi serta menurunya tingkat produksi yang menekan roda ekonomi menejadi terhenti. Inilah problem nation state yang saya kira harus teratasi dengan kebijakan dan langkah yg pasti. Namun kemudian sisi yang lain para pelaku usaha dituntut kreatif dan adaptif agar bertahan hidup, karena perilaku inilah yang menjadi cerminan identitas”. ucapnya

Lurah Namaelo

Kelurahan Namaelo adalah kelurahan pertama di Kecamatan Kota Masohi Kabupaten Maluku Tengah yang berdiri pada tgl 2 september 1981 dan terdiri dari 20 RT, serta memiliki jumlah penduduk 11.630 jiwa dan berbatasan langsung dengan, sebelah timur Kelurahan Letwaru dan Kelurahan Lesane, sebelah Utara Kelurahan Ampera dan sebelah Barat Kelurahan Namasina

Rusman Angkotasan, S.Sos,.M.Ipol atau Bang Rus Biasa disapa, adalah merupakan Kepala Kelurahan Namaelo yang dilantik pada tanggal 26 juni 2019 hingga saat ini, beliau Lahir di Desa Pelauw 13 oktober 1976, jenjang Pendidikan beliau adalah sebagai berikut, tamatan SD Negeri Soahuku tahun 1988, tamatan SMP Negeri 1 Amahai tahun 1991, tamatan SMA Negeri 1 Masohi tahun 1994, Lulusan Pendidikan pada Perguruan Tinggi S1 Fisipol Universitas Pattimura Ambon, dan menyelesaikan program S2 di Fisipol Universitas Padjadjaran Bandung. Beliau merupakan anak ke 5 dari 8 bersaudara.

Sosok Muda, Visioner, dan Intelektual ini merasa terpanggil dan bertanggung jawab penuh dalam menjalankan proses pelayanan kepada masyarakat hal ini tergambar jelas dalam visi misi beliau.

VISI
“Mewujudkan Pelayanan Publik dan Pemerintahan di Kabupaten Maluku Tengah yang lebih Maju Efektif , dan Berkeadilan”.

MISI
Membangun Kesadaran Masyarakat Maluku Tengah yang lebih Sehat, Cerdas dan Profesional yang Berpihak kepada Masyarakat“.
“Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Bersih serta Mewujudkan Kehidupan Masyarakat Maluku Tengah yang Berakhlak Mulia, Rukun, Harmonis, dan Berbudaya Masohi /gotong Royong”.

Langkah-langkah yang telah diterapkan di tengah pandemi Covid-19 ialah dengan Melakukan Sosialisasi kepada masyarakat di kelurahan Namaelo tentang pentingnya pemahaman masyarakat akan Covid 19 dengan berbagai stake holder. Pentingnya mengedukasi masyarakat untuk tetap dan selalu menerapkan 5 M.
1. Memakai masker
2. Mencuci tangan
3. Memakai sarung tangan
4. Menjaga jarak
5. Menghindari kerumunan

Kegiatan yang kita lakasanakan di tengah pandemi Covid-19 ini seperti membagikan masker kepada masyarakat, membagikan handsanitizer, membagikan sarung tangan, membagikan tempat cuci tangan dan sabun tisu, membagikan thermogun/ pengukur suhu, dan memberikan edukasi kepada masyrakat untuk pentingnya melakukan Vaksinasi khususnya di Kelurahan Namaelo“. untuk Kelurahan Namaelo sendiri hampir 70% masyarakat sudah melakukan vaksinasi baik tahap satu maupun tahap dua tentunya semua itu tidak terlepas dari campur tangan Lurah Namaelo itu sendiri.

sosok yang dekat dan mengayomi masyarakat

selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Masohi, Kelurahan Namaelo membagikan Bantuan Sosial Tunai (BST) dan PKH BPNT kepada keluarga yang berhak menerima.

serta membantu penyertaan modal usaha bagi pelaku usaha menengah dari Dinas Koperasi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Maluku Tengah, Membentuk kelompok usaha hidroponik untuk memanfaatkan lahan kosong yg berfungsi sebagai pengembangan usaha sayur mayur dan Membagikan tempat jualan kuliner bagi warga guna mengembangkan usaha.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

css.php
Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial